Penjelasan dasar yang perlu diketahui tentang Isim, Fi’il dan Huruf
Pada masa sekarang tidak sedikit orang yang berbondong-bondong ingin pandai berbahasa arab, namun sulit karena harus kursus lagi. Ini dia dasar yang harus diketahui saat ingin belajar bahasa arab!
Apa itu Isim?Isim (اسم) memiliki arti yaitu “Nama”. Baik itu dari nama Orang, Hewan, ataupun Benda. Isim sendiri memiliki makna yang tidak ada kaitannya dengan waktu.
Isim terbagi menjadi 3, yaitu :
1. Isim Mufrad
Isim Mufrad adalah isim yang menunjukkan jumlah satu atau tunggal. Contoh : زَيْدٌ , كُرْسِيٌّ
2. Isim Mutsanna
Isim Mutsanna adalah isim yang menunjukkan jumlah dua orang/benda. Biasanya terdapat tambahan huruf seperti ا / يdan ن diakhir kata. Contoh : زَيْدَانِ, رَجُلَانِ, رِجْلَيْنِ
 |
| Mutsanna |
3.
Isim Jama’
Isim Jama’ adalah isim yang menunjukkan jumlah tiga maupun lebih dari tiga orang ataupun benda. Namun, Isim Jama’ terbagi menjadi 3, yaitu : Jama’ Taksir, Jama’ Mudzakkar Salim, dan Jama’ Muannats Salim.
- Jama’ Taksir.
Jama’ Taksir merupakan jama’ yang tidak beraturan/tidak sesuai dengan kata awalnya (Mufrod). Biasanya Jama’ Taksir ditujukan pada kata benda.
Contoh : قَلَمٌ jika dijama’ akan menjadi اَقْلَمٌ
- Jama’ Mudzakkar Salim
Jama’ Mudzakkar salim merupakan jama’ dari fa’il mudzakkar (Pemeran/Tokoh laki-laki tunggal). Ciri dari Jama’ Mudzakkar Salim biasanya ditandai oleh و dan ن diakhir kata.
Contoh : فَائِزٌ jika dijama’ akan menjadi فَائِزُوْنَ
 |
| Mudzakkar Salim |
- Jama’ Muannats Salim
Jama’ Muannats Salim merupakan jama’ dari fa’il muannats (Pemeran/Tokoh perempuan tunggal) kebalikan dari Jama’ Mudzakkar Salim. Ciri dari Jama’ Muannats Salim biasanya ditandai oleh ا dan ت diakhir kata.
Contoh : عَارِفَةٌ jika dijama’ akan menjadi عَارِفَاتٌ
 |
| Muannats Salim |
Apa itu Fi’il?
Fi’il (فعل) memiliki makna perbuatan atau sering disebut kata kerja. Fi’il jelas memiliki kaitan yang kuat dengan waktu/zaman karena pernah terjadi, sedang terjadi dan akan terjadi.
Fi’il terbagi menjadi 3, yaitu :
1. Fi’il Madhi
Fi’il Madhi adalah kata kerja yang menunjukkan masa lampau atau sudah terjadi.
Contoh : ضَرَبَ, ذَهَبَ, فَتَحَ
Tanda-tanda fi’il madhi biasanya terletak pada lam fi’il atau akhir katanya berharakat fathah.
2. Fi’il Mudhori
Fi’il Mudhori adalah kata kerja yang menunjukkan masa sekarang atau sedang terjadi.
Contoh : يَضْرِبُ, يَذْهَبُ
Tanda-tanda fi’il mudhori biasanya diawali dengan huruf dhomir seperti ي,ت,ا,ن dan diakhiri dengan harakat dhommah.
3. Fi’il Amr
Fi’il Amr adalah kata kerja untuk perintah.
Contoh : اِضْرِبْ, اِذْهَبْ
Tanda-tanda fi’il amr biasanya diawali oleh alif dan diakhiri dengan harakat sukun.
Apa itu hurf?
Huruf adalah sebuah kata yang memiliki arti jika dimasukkan antara isim dan fi’il.
Contohnya seperti عَنْ,اِلَى,مِنْ,كَ dan lain sebagainya.
Contoh kalimat Isim, Fi’il dan hurf :
1. جَاءَ مُدَرِّسٌ اِلَى الْمَدْرَسَةِ
2. يَرْجِعُ فَلَّاحٌ اِلَى بَيْتِهِ